Cari Blog Ini

Memuat...

Senin, 21 Februari 2011

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN SEKOLAH

MANAJEMEN SISTEM INFORMASI PENDIDIKAN

Manajemen sistem informasi pendidikan adalah sistem yang didisain untuk kebutuhan manajemen dalam upaya mendukung fungsi-fungsi dan aktivitas manajemen pada suatu organisasi pendidikan. Maksud dilaksanakannya manajemen sistem informasi pendidikan adalah sebagai pendukung kegiatan fungsi manajemen seperti planning, organizing, staffing, directing, evaluating, coordinating, dan budgeting dalam rangka menunjang tercapainya sasaran dan tujuan fungsi-fungsi operasional dalam organisasi pendidikan. Dalam kenyataannya, sistem informasi sering dikaitkan dengan teknologi, dengan komputer khususnya.

Sesungguhnya yang dimaksud sistem informasi tidak harus melibatkan komputer, sistem informasi yang menggunakan komputer biasa disebut sistem informasi berbasis komputer (computer based information system atau CBIS), tetapi dalam prakteknya sistem informasi lebih sering dikait-kaitkan dengan komputer. Salah satu hasil produk pembangunan sistem informasi adalah suatu perangkat lunak yang terpadu, ditambah dengan tata aturan yang diterapkan untuk mengelola sistem sehingga tujuan dari suatu sistem dapat tercapai. Pembangunan suatu sistem informasi baik dalam skala besar maupun kecil, tetap membutuhkan langkah-langkah tersusun dan terkoordinasi karena pembangunan sistem informasi merupakan suatu proyek pengembangan memiliki tujuan sehingga sistem informasi dapat berjalan dengan baik.


himpunan relasi antar domain

Dari himpunan relasi antar domain proses pembelajaran, terlihat beberapa hubungan yang teriris antar domain tersebut seperti :
1.      Bahwa hubungan himpunan guru terhadap murid akan berupa suatu bimbingan dan counseling;
2.      Hubungan antara guru dengan mata pelajaran akan berbentuk kebutuhan akan silabus pembelajaran atau garis-garis besar haluan pembelajaran.
3.      Hubungan antara siswa dengan mata pelajaran akan berbentuk rencana belajar yang ingin di ambil masing-masing tingkat pembelajaran; serta
4.      Hubungan antara ketiga domain tersebut akan berbentuk pertemuan dan tatap muka saat proses belajar dilaksanakan.

Domain utama dari unsur proses belajar tersebut di atas, tentunya akan memiliki batas yang menaunginya yaitu :
1.      Peran orang tua siswa yang dalam proses belajar mengajar merupakan salah satu unsur yang memberikan arahan bagi siswa dalam menyelesaikan proses belajarnya. Adapun fungsi kontrol atas proses belajar dan mengajar ini peran orang tua siswa di wujudkan menjadi suatu komite sekolah yang tugas dan fungsinya mengontrol semua sistem yang terdapat di sekolah, dari pihak eksternal, serta mempromosikan sekolah ke lingkungan luar sekolah, melakukan rapat dengan para orang tua siswa baik di awal penerimaan siswa baru maupun rapat yang ada kaitannya di luar sekolah.
2.         Peran Depdiknas
3.         Lingkungan sekolah yang merupakan batas yang dapat memberikan kontribusi langsung maupun tidak langsung terhadap kualitas pendidikan tersebut.
4.         Sarana dan Prasarana yang ada di sekolah tersebut dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem yang ada disekolah tersebut, dan merupakan salah satu pendukung perkembangan sekolah.
5.         Standarisasi dan pengawasan merupakan salah satu point penting yang memberikan dukungan sistem sekolah ke arah yang lebih baik.
6.         Dana Pendidikan. Dari tahapan pendefinisian ide tersebut di atas, dapat dilihat bahwa dari suatu ide sederhana yaitu membangun sistem informasi sekolah dapat menjadi berubah menjadi suatu konsep yang kompleks.

Informasi Tentang Guru dan Tenaga Kependidikan di SMA Dharma Bhakti 4 Jambi.
Pembagian Beban Tugas Guru
NO
NAMA GURU
TUGAS POKOK
BEBAN KERJA
1
Dahlimi, M.Pd
Kepala Sekolah/PKN/BK
24
2
Dra. Umi Kalsum
Waka Kurikulum / IPA
25
3
Doni Fernando, S.Pdi
Waka Kesiswaan / Sejarah
8
4
Drs. Irdam
PKN / Sosiologi
12
5
Drs. Mukhlis
Pendidikan Agama/IMTAQ
16
6
Murni Hasniati
Aeni Budaya
10
7
Tasman Siambaton, S.Pd
Bimbingan Konseling
11
8
Doharnita Isabela, M.Pd
PKN / Sejarah
8
9
Elpha Asnita
Kimia / IPA
10
10
Tety Novrini, S.E
Geografi / Sosiologi
16
11
Dra. Eva Srilinda
Bahasa Indonesia / Kepala Perpustakaan
20
12
Arlina, S.Pd
Fisika / IPA
13
13
Bety Nofriani, S.Ag
Pendidikan Agama/IMTAQ
14
14
Hermansyah, S.T
TIK
12
15
Fitriyanti, A.Md
Bahasa Jepang
10
16
Alamsyah, S.Pdi
Matematika                          
24
17
Desi Anggraini, S.Pd        
Penjas
10
18
Yenita Warty, S.Pd
Ekonomi
13
19
M. Jono, S.Pd
Bahasa Inggris
24
20
Widiarty, S.Pd
Ekonomi
9

Wali Kelas
No
Nama / Nip
Pangkat / Jabatan
Kelas
1
Dra.Eva Srilinda
G T T
X
2
Elpha Asnita, S.Pd
Nip. 19790930 200312 2 005
Penata Muda Tk.1/Guru Madya Tk.1
XI IPA
3
Tetty Novrini, SE
G T T
XI IPS
4
Murni Hasniati
Nip. 19540614 198010 2 002
Pembina / Guru Pembina
XII IPA
5
Fitriyanti, A.Md
G T T
XII IPS

Piket
No
Nama / Nip
Pangkat / Jabatan
Hari Piket
1
Murni Hasniati
Nip. 19540614 198010 2 002
Pembina / Guru Pembina
Senin / Sabtu
2
Dra. Eva Srilinda
Guru
Senin
3
Widiarty, SPd
Guru
Selasa / Kamis
4.
Desi Anggraini, S.Pd
Guru
Selasa /Rabu
5
Doni Fernando, S.Pdi
Guru
Rabu / Sabtu
6
Elpha Asnita, S.Pd
Nip. 19790930 200312 2 005
Penata Muda Tk.1/Guru Madya Tk.1
Kamis
7
Fitriyanti, A.Md
Guru
Jumat
8
Dra. Umi Kalsum
Guru
Jumat

Pengelola Laboratorium IPA dan Komputer
No
Nama / Nip
Pangkat / Jabatan
Tugas
1
Dra. Umi Kalsum                                                         
Guru
Kepala Labor Biologi
2
Elpha Asnita, S.Pd
Nip. 19790930 200312 2 005
Penata Muda Tk.1/Guru Madya Tk.1
Kepala Labor Kimia
3.
Arlina, S.Pd
Guru
Kapala Labor Fisika
4
Hermansyah, S.T
Guru
Ketua Pengelola Laboratorium
Komputer

Petugas dan Pengelola Perpustakaan
No
Nama / Nip
Pangkat / Jabatan
Tugas
1.
Dra. Eva Srilinda
Guru
Kepala Perpustakaan
2.
Asnidar, A.Md
Guru
Anggota / Pengelola

Petugas Satpam, Penjaga Sekolah dan Pelayan Sekolah
No
N a m a
Tu g a s
1
Musiran
Satpam sekolah
-          Menjaga ketertiban dan keamanan sekolah
-          Mengawasi anak-anak yang keluar masuk sekolah
-          Mencatat tamu yang masuk ke sekolah
-          Ikut bersama-sama guru melakukan razia dilingkungan sekolah.
2
Sabri
Penjaga Sekolah
-          Menjaga keaman sekolah terutama dimalam hari
-          Mengontrol dan mengunci ruang Kepala Sekolah, Majelis Guru dan ruang kelas.
-          Membersihkan dan menata lingkungan sekolah sesuai tugas yang diberikan.
3
Ani
Pelayan Sekolah
-          Membersihkan ruang Kepala Sekolah, Majelis Guru dan Kelas
-          Mengunci ruangan dan membukanya pada pagi hari

Sistem Informasi Kesiswaan
Komponen peserta didik keberadaannya sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan di sekolah. Peserta didik merupakan subjek sekaligus objekl dalam proses transformasi ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan. Pengolahan kesiswaan  di SMA Dharma Bhakti 4 Jambi ditujukan untuk membantu siswa mengembangkan dirinya. Upaya tersebut akan semakin optimal jka siswa sendiri aktif berupaya mengembangkan diri sesuai dengan program-program yang dilakukan di sekolah. Oleh karena itu sangat penting untuk menciptakan kondisi agara siswa dapat mengembangkan diri secara optimal.  
Penerimaan siswa baru dilakukan dengan mempertimbangkan daya tampung sekolah dan jumlah tenaga didik. Pada tahun ajaran 2010/2011 SMA DB 4 Jambi akan menerima siswa baru (kelas x) untuk 2 kelas, dengan masing-masing kelas siswa maximal berjumlah 25 orang, untuk 2 kelas berarti SMA DB 4 menerima siswa baru maximal 50 orang siswa utnuk tahun ajaran 2010/2011 dikurangi dengan siswa yang tinggal kelas.
           
            Syarat-syarat pendaftaran :
1.      Siswa membawa foto copy ijazah SMP
2.      Mengisi formulir yang telah disiapkan sekolah
3.      Mengisi surat pernyataan yang disediakan sekolah
4.      Membawa pas photo 3 x  4 cm sebanyak 3 lembar
5.      Membayar uang pendaftaran sebesar Rp.150.000,00
   
      Pembinaan Siswa di Sekolah
Pembinaan siswa dilakukan dengan mengadakan kegiatan pembelajaran yang efektif ,efisien dan menggunakan sarana dan prasarana yang memadai sehingga dapat menyenangkan bagi siswa, kegiatan meliputi :
1)      Kegiatan intra kurikuler yaitu pembelajaran yang di butuhkan siswa dalam wujud mata pelajaran ( Agama ,B.indonesia ,Matematika ,IPA ,IPS ,Penjaskes ,TIK ,dan Mulog ) dan kegiatan pendukung (bimbingan konseling ,UKS, kantin kejujuran ) .
2)      Kegiatan ekstra kurikuler meliputi kepramukaan yang di laksanakan pada hari jum’at pukul 14.30-16.30 WIB .Kegiatan pembinaan olahraga pada setiap hari senin dan kamis pukul 14.30-16.30. Kegiatan kesenian yang di lakukan setiap hari sabtu pukul 14.30-16.30 .Kegiatan OSIS secara struktural belum ada namun kegiatan OSIS di laksanakan dalam bimbingan dan pembinaan langsung dari para guru seperti kegiatan UKS / dan kantin kejujuran di sekolah .

proses pembelajaran ekonomi siswa di SMA Dharma Bhakti 4 selama ini sudah cukup baik, dilihat dari proses belajar siswa yang sudah sangat baik dengan motivasi dan minat belajar yang cukup tinggi, dan dilihat dari hasil belajar/prestasi siswa  yang pada ujian akhir semester memiliki rata-rata yang cukup tinggi yaitu diatas 7,5.

3. Rancang Bangun Fasilitas dan Sarana Pendidikan
Manajemen sarana dan fasilitas yang baik diharapkan dapat menciptakan sekolah yang bersih, rapi, indah sehingga menciptakan kondisi yang menyenangkan baik bagi guru maupun siswa serta yang berada dilingkungan sekolah. Disamping itu juga diharapkan tersedianya alat-alat fasilitas belajar yang memadai secara kuantitatif, kualitatif, dan relevan dengan kebutuhan serta dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan proses pendidikan dan pengajaran, baik oleh guru sebagai penajar maupun murid-murid sebagai pelajar.
Dalam mengelola sarana dan fasilitas sekolah, terdapat sejumlah prinsip yang perlu diperhatikan agar tujuan bisa tercapai dengan maksimal. Prisnsip-prinsip tersbut menurut Bafadal (2003) adalah :
1)      Prinsip pencapaian tujuan, yaitu sarana dan fasilitas pendidikan sekolah harus selalu dalam kondisi siap pakai apabila akan didayagunakan oleh personel sekolah dalam rangka pencapaian tujuan proses pembelajaran di sekolah.
2)      Prinsip efisiensi, yaitu pengadaan sarana dan fasilitas pendidikan disekolah harus dilakukan melalui perencanaan yang seksama, sehingga dapat diadakan sarana dan fasilitas pendidikan yang baik dengan harga yang murah. Demikian juga pemakaiannya harus dengan hati-hati sehingga mengurangi pemborosan
3)      Prisnsip administratif, yaitu manajemen sarana dan fasilitas pendidikan disekolah harus selalu memperhatikan undang-undang, peraturan, instruksi, dan petunjuk teknis yang diberlakukan oleh pihak yang berwenang.
4)      Prinsip kejelasan tanggung jawab, yaitu manajemen sarana dan fasilitas pendidikan disekolah harus didelegasikan kepada personel sekolah yang mampu bertanggung jawab apabila melibatkan banyak personel sekolah dalam manajemennya, maka perlu adanya deskripsi tugas dan tanggung jawab yang jelas untuk setiap personel sekolah.
5)      Prinsip kekohesifan, yaitu bahwa manajemen saran dan fasilitas pendidikan di sekolah harus direalisasikan dalam bentuk proses kerja sekolah yang sangat kompak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar